You are currently browsing the category archive for the 'fauna' category.

Platipus (Omithorhynchus anatinus) termasuk hewan yang langka. Ia terkadang dinyatakan sebagai fosil hidup yang berbulu, mamalia bertelur, dan menyerupai reptilia

Biawak bisa juga ditemui di Pulau Komodo, sebagai satu hewan yang masih memiliki ciri fisik hewan purba. Sedangkan kanguru hanya dijumpai di Australia, Tasmania, dan Papua Nugini. Ekor biawak biasa terlepas dari tubuhnya ketika ditangkap. Ekor ini bisa bergerak sendiri dan menjadi mekanisme pertahanan yang membingungkan predatornya. Buntut baru akan tumbuh lebih pendek dengan warna berbeda. Beberapa biawak terlihat seperti ular karena tak memiliki kaki. Ia adalah hewan yang mudah beradaptasi, dan banyak dijumpai di banyak daerah di bumi ini. Komodo adalah jenis biawak yang tinggal jutaan tahun di Pulau Komodo atau daerah kepulauan SUnda Kecil. Mencapai panjang 3 m dan berat 136 kg, ia biasa dipanggil Komodo dragon (naga Komodo) dengan kepala rata dan memanjang, besar dan berotot.

Kanguru adalah mamalia marsupial terbesar, yang digolongkan pada keluarga Makropodidae. Ia dapat meloncat dengan kaki belakang secara stabil dengan kecepatan 40-60 km per jam. Jika berjalan lamban, ekornya berfungsi sebagai kaki ketiga. Kebanyakan kanguru berjalan dengan kedua kaki bergerak bersamaan, bukan kiri kanan, kiri kanan. Ia pun bisa bertahan tanpa minum air selama berbulan-bulan karena memiliki kantong minuman. Ia adalah pemakan rumput dan dedaunan.

Bangau terdiri dari banyak jenis. Salah satunya yang berada di Eropa, berjenis bangau putih, biasa terbang ke Afrika selama benua Eropa mengalami musim dingin. Mereka terbang kembali ke di musim semi untuk berkembang biak. Sepasang bangau biasa ditemui di atas atap untuk alasan ini setiap tahunnya.

Apakah Kamu Bangau?

(Are You A Stork? klik sini)

Apakah Kamu Kanguru?

(Are You A Kangaroo? klik sini)

Apakah Kamu Platipus?

(Are You A Platypus? klik sini)

Apakah Kamu Biawak?

(Are You A Monitor Lizard? klik sini)

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penulis: Och & Ud
Harga toko per buku: Rp 20.000,-
HARGA INIBUKU Rp 17.000,-

Setiap jenis binatang memiliki ciri khas, perilaku ataupun postur fisik. Setiap jejak binatang, peliharaan ataupun liar, tertinggal di salju, pasir atau lumpur. Orang Indian itu paling jago membaca jejak binatang liar. Jaman dulu mereka berburu hewan untuk makan.

Hewan pun memiliki ciri khas fisik lain. Binatang mamalia seperti macan dan anjing mempunyai hidung, tapi burung cendrawasih dan ayam disebut paruh. Ekor dan mata pun memiliki ciri khas tersendiri.
Anak-anak sebaiknya sejak dini diperkenalkan akan kekayaan dunia fauna dengan bagian-bagian fisik hewan. Menghargai kekayaan dunia adalah satu bekal berpikir positif akan hidup ini.

***

Seri Edutivity

(klik setiap judul buku untuk mendapatkan pranala langsung ke halaman buku tersebut di www.inibuku.com)

Tebak Siapa Aku! - Ekor

Tebak Siapa Aku! - Jejak

Tebak Siapa Aku! - Paruh

Tebak Siapa Aku! - Kulit

Tebak Siapa Aku! - Mata

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Penulis: Koen Setyawan

Harga toko untuk setiap buku Rp 20.000,-

HARGA INIBUKU Rp 17.000,- klik sini